Topi Saya Tidak Bundar


Saya sedikit iri dengan orang yang pakai apa aja cocok di badannya. Enak aja dilihat. Dan topi adalah benda yang kurang cocok bila saya kenakan. Ini berdasarkan ketika saya mencoba - coba topi dan menatap cermin ditambah komentar teman saya yang bilangkurang oke.

Ada masa ketika saya ragu - ragu mau beli topi dan tukang jualannya meyakinkan dengan bilang "Pakai topi emang harus dibiasakan, kalau enggak dimulai ya bakal gak akan pernah cocok" akhirnya saya kemakanlah dengan omongan abang tukang jualan. 

Sesampai di rumah saya coba, dan seperti perlu usaha lebih agar terlihat enak dilihat itu yang membuat saya tidak PD. Akhirnya topi yang saya beli lebih sering saya gunakan bila lagi berpergian sendiri. Kalau ingin bertemu teman atau orang yang dikenal saya tidak akan pakai topi.

Saya mulai rutin lari dan topi merupakan aksesoris yang lumayan ngebantu untuk mengurangi terik matahari. Dan saya mulai agak percaya diri ketika lari sambil pakai topi. Karena ya lebih ke manfaat penggunaannya. Pakai topi dan untuk fashion sepertinya di saya kurang cocok.

Masih ada keinginan untuk beli topi. Sekarang model yang bermacam - macam dan tambah keren tapi kalau saya yang pakai akan berbeda seperti yang dibayangkan sebelum beli. Oleh karena itu saya urungkan kembali niat beli topi.

Tapi saya percaya, saya hanya belum menemukan topi yang tepat.



#HariKeduapuluhTujuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Nasi

Makan Makan

Nasi Goreng