Converse Lusuh
Converse adalah salah satu merk sepatu favorit bagi saya. Di mata saya converse sekeren itu. Bahkan ketika ada perempuan yang mengenakan sepatu converse saya rasa menambah daya tarik. Bentuk yang simple dan kasual sangat nyaman dilihat.
Awal pertama saya tahu sepatu converse adalah ketika sedang membeli sepatu untuk SMP. Saat itu diajaklah keliling - keliling toko sepatu. Dari satu toko ke toko lainnya saya belum menemukan sepatu yang cocok. Entah itu modelnya kurang suka atau size yang diminta tidak ada.
Tibalah saya di sebuah toko sepatu. Yang dari belum masuk displaynya udah keliatan wah sepatu - sepatu yang di pajang. Saya masuk dan mata saya tertuju pada Converse Chuck Taylor - Hi berwarna hitam dengan sol putih. Saat itu saya belum tau merk. Saya pilih karena bagus dan sesuai selera. Bilanglah saya kepada ayah untuk beli yang itu. Coba - coba ukuran, bungkus ukuran 42.
Sesampainya dirumah ditanyalah sama mama berapa harganya. Kalau gak salah 200 ribu waktu itu tahun 2007. Mahal juga kata mama saya kenapa gak pilih yang lain. Lalu ayah saya jawab udah pilihannya itu, ya ada harga ada barang, sambil meyakinkan.
Lalu saya pakailah ke sekolah. Zaman sekolah punya sepatu baru kita harus siap jadi sasaran pijakan teman kita, dalih untuk 'kenalan' sepatu kata mereka. Saya pakai sepatu biasa aja, jalan sewajarnya, untungnya hari pertama belum jadi perhatian teman kelas. Pas beberapa hari kemudian barulah teman - teman mulai coba 'kenalan'. Tapi saya berusaha menghindar agar terlalu kotor sepatunya.
"Wih patu baru ni, kenalan dong!". "Wih converse ngeri patunya, kenalan dong!"
Eit eit.. gak kena. Saya tetap berusaha menghindar.
Sepandai - pandainya menghindar akhirnya kena juga sepatu saya. Dari situ juga saya diberitahu teman saya kalau sepatu converse itu itungannya lumayan keren setelah Vans. Ya beberapa teman saya lebih terpikat dengan Vans tapi tidak memungkiri bahwa converse juga keren. Dan sejak itu saya lebih percaya diri dengan sepatu converse saya.
Momen yang menambah converse keren di mata saya adalah ketika itu saya nonton film Back To The Future dan pemeran utamanya McFly mengenakan sepatu converse yang sama dengan kepunyaan saya. Dalam hati bilang, keren juga sepatu saya muncul di film.
Converse ini itungannya lumayan awet dibanding sepatu saya yang lain. Biasanya sepatu saya merk lain hanya hitungan beberapa bulan sudah rusak dan harus di sol sepatu. Sepatu converse awet dalam arti sol yang masih oke gak copot atau bolong, paling hanya bagian upper yang warnanya sudah mulai memudar. Sepatu tersebut saya kenakan hingga mau lulus SMP.
Anehnya converse makin lama dipakai seperti aura kerennya bertambah. Ada anekdot converse makin lusuh makin keren.
#HariKeduapuluhLima

Komentar
Posting Komentar
komentari bila sempat