Stiker Helm
Ketika SMP di sekolah hampir setiap siswa membawa helm ke kelas dan meletakkan di lemari atau di bawah meja. Bawa helm tidak mesti membawa motor juga karena saat itu kebanyakan belum pada punya SIM. Saya juga belum punya SIM dan belum diijinkan membawa motor ke sekolah hanya helmnya saja.
Helm standar dengan merk GM atau yang agak kerenan dikit KYT adalah mayoritas helm siswa saat itu. Ditambah stiker - stiker dari distro atau band - band hardcore biasanya menjadi penghias helm siswa. Stiker menjadi tolak ukur keren pada masanya. Oleh karena itu, transaksi jual - beli stiker lazim terjadi baik stiker baru bahkan jika stiker anda bagus dan itungannya rare bisa dibayarin juga walau udah kepasang di helm.
Stiker di helm ini menjadi tren ketika saya SMP. Sampai ada yang helmnya fulll stiker kecuali kaca penutup muka yang tidak dipasangi. Seperti sedang menunjukkan bahwa "Ni gue pernah nonton band - band ini" atau "Ni gue ke distro ini" merasa keren dengan banyak stiker di helm. Saya sempet melakukan hal seperti itu. Helm saya juga mengikuti tren, ada beberapa stiker yang terpasang sebagian ada yang beli, dapet dari distro atau hibahan dari teman. Sekarang dipikir - pikir norak juga.
Stiker - stiker ini sering jadi incaran ketika helm diletakkan diparkiran. Selain pencurian helm yang saat itu marak terjadi, pencurian stiker juga sama. Oleh karena itu jika ada penitipan helm lebih baik taruh disitu atau dibawa, zaman itu belum ada motor dengan bagasi yang bisa muat helm masuk.
Saya pernah jadi korban pencurian stiker. Kelas 3 mendekati UN biasa dilakukan doa bersama. Saat itu tidak diadakan sekolah tapi disalah satu Masjid terbesar di kota saya bersama ratusan murid sekolah lain. Datanglah saya seperti biasa diantar dan helm saya bawa. Karena bingung bawa - bawa helm akhirnya saya titipkan di teman saya yang bawa motor. Biasanya tali helm dikaitkan ketika menutup jok motor. Jadi kalau helm mau diambil antara jok yang dibuka ata tali helm yang digunting. Memberi kesan amanlah sedikit.
Tapi yang dipikir aman ternyata tidak seratuspersen aman. Selepas acara saya dapati helm saya sudah polos beberapa stiker di'kletekin' dan raib. Marah juga dan nyumpahin abis- abisan orang yang nyuri tapi dalam hati. Dan saya pulang dalam keadaan sedih dan kesal karena stiker helm yang di curi.
#HariKeduapuluhEnam

Komentar
Posting Komentar
komentari bila sempat