Grup Whatsapp
Grup whatsapp adalah hal yang tidak bisa kita hindari. Dari grup keluarga, teman sekolah, kuliah, kerja atau komunitas semua ada grupnya.
Banyak yang mengeluh tentang grup keluarga besar yang isinya om tante kadang suka share hal yang belum tentu tentang kebenaranya. Apalagi pas zaman pemilu atau pilpres, perdebatan tentang calon siapa yang paling jelek tak terhindarkan. Mau di tegor kadang suka gak enakkan karena takut kurang ajar sama om tante yang lebih tua. Sepupu - sepupu yang seumuran si udah paham kalau yang gini - gini harusnya dihindari. Baiknya grup keluarga digunakan untuk update kabar keluarga atau berinteraksi layaknya obrolan di meja makan.
Grup sekolah atau kuliah ketika masanya begitu sangat penting karena info - info pelajaran dan tugas pasti di share di grup. Grup tersebut mempermudah untuk koordinasi ketika sekolah dan kuliah. Banyak juga jokes - jokes yang dilempar digrup dan mencairkan susana grup. Sekarang ketika lulus tidak banyak yang dibahas hanya share seputar lowongan kerja, berita duka, undangan pernikahan atau ucapan selamat ulang tahun. Tidak ada bahasan yang benar - benar menimbulkan percakapan yang berkelanjutan. Hanya sekedar ucapan - ucapan formalitas.
Grup kerja atau kantor ini biasanya gak cuman satu. Bila ada grup utama pasti ada grup tandingan yang isinya semua karyawan tapi gak ada bosnya. Grup utama lebih serius isinya tentang kerjaan sesekali mungkin ada info tentang event atau diskonan yang lagi ramai. Grup tandingan lebih cair biasanya lebih berisik dan penuh dengan jokes om - om yang sering seliweran di grup whatsap. Yang fatal jika ada satu orang yang salah kirim, harusnya ke grup tandingan malah kekirim ke grup utama. Apalagi kalau pesannya ngomongin bos. Habis sudah akan dibahas di meeting. Semua bergantung pada si pelaku, pinter - pinternya dia buat alasan atau ngeles.
Grup komunitas berisik parah, kalau notif gak dimatiin itu tiap detik gak akan berhenti. Bahasannya gak seputar tentang apa yang disuka tapi lebih beragam.Dari politik, parenting, relationship dan lain - lain. Paling sering topik yang dibahas isu terkini. Bahkan saya tau kejadian yang lagi marak dari grup komunitas. Anggota grupnya macam - macam profesi dan kadang dari daerah yang berbeda. Tidak semua kenal satu sama lain tapi obrolannya gak pernah berenti.
Untuk keluar atau left dari grup kadang suka mikir dua kali. Ini masih penting gak, atau gak enak kalau left tapi grup udah gak aktif. Sekarang kalau saya left grup ya left aja. Kalau sudah gak nyaman di grup gak ada alasan lain buat bertahan. Toh yang penting dikehidupan nyata masih berinteraksi dengan sewajarnya.
Seberisiknya grup whatsapp, itu semua sudah menjadi bagian komunikasi kita dan interaksi satu sama lain di zaman sekarang.
#HariKeduapuluhDua

Komentar
Posting Komentar
komentari bila sempat