Setrika


Saya pernah cerita bahwa saya tidak terlalu suka laundry. Dan juga saya tidak terlalu hobi untuk menyetrika. Karena proses ini memakan waktu yang tidak sedikit. Harus menyiapkan waktu hanya untuk baju - baju menumpuk yang perlu disetrika. Walau tidak suka saya masih bisa setrika, karena salah satu skill dasar ketika menjadi anak kost.

Saya belajar setrika kira - kira pas sekolah dasar itu juga diajarin sepupu yang tinggal di rumah. Sepupu saya punya style melipat baju yang unik ketika sedang menyetrika. Dia menyebutnya dengan 'lipatan laba - laba'. Jadi baju yang disetrika ketika lipatannya dibuka akan berbentuk jaring laba - laba. Saya ketika itu melihatnya keren sekali dan minta seragam SD saya disetrika model kayak gitu. Keesokan paginya saya kenakan dengan bangga di sekolah. Teman - teman kelas seperti yang takjub melihat jaring laba - laba di punggung saya. Ya namanya anak kecil hal kayak gitu berasa yang wah. Padahal kalau sekarang saya pikir ya norak juga.

Walau dari sedini mungkin sudah tau cara menyetrika tapi itu baru kepake ketika saya sekolah menengah dan menjadi anak kost. Tahun - tahun awal nge kost masih dicuciin dan setrika sama orang. Di tahun terakhir baru saya nyuci dan setrika sendiri. Setiap hari minggu rutin selalu saya luangkan waktu untuk cuci dan setrika. 

Ketika kuliah juga masih melakukan hal yang sama namun intensitas nyetrikanya saya kurangi. Jadi waktu sekolah menengah semua baju saya setrika, namun ketika kuliah hanya seragam dan kemeja yang saya setrika, kaos - kaos hanya sekadar dilipat rapih.

Pas kerja hampir saya tidak pernah setrika baju baik itu seragam, kemeja atau kaos - kaos. Ketika baju sudah kering dari jemuran saya hanya langsung melipatnya dan taruh di lemari. Setrika baju kalau bajunya benar - benar kusut dan saya gak pede pakai baju tersebut. Dan ini jarang sekali terjadi. Karena saya sudah tidak setrika saya sering tanya rekan kerja tentang penampilan pakaian saya dan mereka fine - fine aja tidak melihat sesuatu yang aneh, masih keliatan rapih.

Mungkin yang membuat baju kusut itu ketika baju diangkat dari jemuran langsung diuwel - uwel dan masuk ke bak, terus ditumpuk samapai agak banyak baru disetrika. Ini yang membuat baju jadi kusut dan harus disetrika. Bisa juga karena nyuci menggunakan mesin cuci yang ketika pakai bagian pengeringnya pasti baju akan kusut karena diuwel - uwel. Saya gak tahu padanan bahasa dari diuwel - uwel itu apa, tapi ya pasti pahamlah.

Dan sekarang saya nyaman - nyaman saja tidak perlu setrika. Dan baju masih aman - aman juga ketika dikenakan.

#HariKetigapuluhEmpat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Nasi

Makan Makan

Nasi Goreng