Mentok


Belum setengah jalan saya sudah kehabisan kata - kata untuk bercerita. Tantangan 100 hari menulis ini benar - benar terasa berat bagi saya yang tidak punya kebiasaan menulis. Apalagi menulis dengan tulisan yang lebih berisi atau berbobot, tulisan biasa saja terasa berat.

Bisa dilihat dari tulisan saya empat puluh tiga hari ke belakang mayoritas berisi opini tentang kesukaan atau ketidaksukaan saya pada suatu hal. Diselingi dengan cerita sedikit.

Pada dasarnya saya memang memilih jalan yang menurut saya mudah saat mejalani tantangan ini. Saya menulis sebisanya. Karena bersembunyi pada argumen 'sebisanya' saya jadi malas untuk menulis lebih dalam lagi.

Malas menggali informasi atau melakukan sedikit research sebagai pendukung opini. Kesannya terlalu ribet aja. Seperti yang saya bilang di awal ketika memulai tantangan ini saya hanya berfokus pada kuantitas. Dan kualitas menjadi terabaikan.

Jadi selama tantangan 100 hari menulis ini, ketika ingin menulis sesuatu saya pilih suatu topik yang kepikiran. Terus saya bayangkan bisa ada berapa opini yang tercipta. Misal lebih dari lima saya langsung tuliskan dan rangkai menjadi beberapa paragraf. Minimal 4 paragraf. Rapihin sekeliatnya rata kiri rata kanan, lalu searching gambar di situs penyedia gambar gratis atau google. Kemudian publish tulisannya. Sesimpel itu tulisan saya di blog ini. Makanya tulisannya pendek - pendek. Termasuk yang ini.

Harus melawan rasa kemalasan. Damn ternyata masih 56 hari lagi. Dan saya masih ada utang 1 tulisan.

Yok bisa yok



#HariKeempatPuluhEmpat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Nasi

Makan Makan

Nasi Goreng