Surat Pendengar Footballieur
Jadi ada salah satu podcast yang membahas sepakbola yang akhir - akhir ini rutin saya dengarkan. Yaitu footballieur, membicarakan sepakbola dari sisi yang berbeda dan penuh dengan insight baru bagi saya. Podcast ini dipandu oleh @mildandaru dan @dexglenniza. Mengudara setiap hari Selasa.
Kemarin fooballieur membuka sesi surat pendengar, yaitu para pendengar diajak untuk bercerita tentang kisah atau impian mereka di industri sepakbola.
Saya pun ikut mengirimkan e-mail tentang impian saya bekerja menjadi seorang scout di suatu tim. Dan berikut e-mail yang saya kirimkan.
Halo Mas Dex dan Mas Mildan, sebelumnya perkenalkan saya Fauzan pendengar kalian dari pangkalpinang, bangka belitung. Terima kasih untuk kesempatan yang diberikan.
Begini cerita saya...
Jadi semenjak saya rutin bermain football manager sejak kuliah sampai sekarang, saya malah ada keinginan untuk menjadi scout bukannya manajer.
Karena kepuasan bermain gim football manager bagi saya bukan sekadar menang dan dapat piala atau taktik berhasil. Tapi malah lebih menarik ketika menemukan pemain - pemain antah berantah yang ternyata berprestasi di team.
Bayangan saya menjadi scout itu orang yang pergi ke macam - macam SSB di berbagai daerah. Melihat pemain - pemain muda bermain. Lalu megirimkan laporan rekomendasi pemain yang menjanjikan. Datang ke pertandingan untuk melihat progres pemain yang di 'pantau'. Entah ini benar atau tidak tapi sepertinya terdengar seru.
Jadi ketika kuliah dan ada pertandingan futsal antar jurusan, saya jadi sok - sok-an analisa permainan mahasiswa di jurusan saya secara individu. Mana yang sekiranya cocok dipilih kalau ikut kompetisi antar kampus. Tapi ya saya gak pernah ngasih saran langsung ke penanggung jawab tim mereka. Karena siapalah saya.
Di Indonesia sendiri yang saya tahu tentang scouting itu dari Coach Indra Sjafri saat melatih Timnas U-19 dan menjuarai piala AFF U-19 2013. Beliau blusukan ke berbagai daerah di indonesia untuk menemukan pemain - pemain muda bertalenta. Dari situ juga kita tau nama - nama seperti Evan Dimas, Ilham Udin, Maldini Pali dan kawan - kawan yang sampai sekarang masih bermain di top level nasional.
Tapi ya ingin ini cuman jadi angan. Jalan menuju menjadi seorang scout terlalu berisiko untuk saya kejar. Saya sendiri masih buta tentang scout di dunia aslinya dan tahapan - tahapan menjadi scout itu seperti apa.
Semoga ada pembahasan tentang scout di episode footballieur yang akan datang.
Segmen seperti ini perlu dipertahankan Mas Dex dan Mas Mildan, jadi kayak ada semacam interaksi dengan pendengar.
Akhir kata sukses terus untuk kalian berdua dan footballieur, semoga bisa ada kesempatan ngobrol dengan kalian berdua. Terima kash untuk semua informasi dan pengetahuan seputar sepak bola yang sudah kalian berikan lewat footballieur atau artikel - artikel di panditfootball. Kalian Terbaik!
Regards, Fauzan
.
.
.
Begitu e-mail yang saya kirim. Kalau dibacain di podcast, saya akan update lagi dengan tanggapan mereka seperti apa di tulisan berikutnya.
#HariKeEnamPuluhDua


Komentar
Posting Komentar
komentari bila sempat