Bucin Micin
Asumsi kebanyakan orang ketika mendengar kata Micin seringnya negatif. Micin dianggap berbahaya bagi kesehatan. Dan beberapa orang ada yang beranggapan bahwa micin dapat menyebabkan obesitas, diabetes hingga kanker. Tapi ada satu hal identik yang selalu dikaitkan dengan micin yaitu ' Bego'.
Micin sendiri adalah salah satu penyedap rasa atau bumbu makanan agar makanan tersebut lebih gurih. Micin sendiri mengandung Monosodium Glutamat yang terdiri dari natrium, air dan glutamat. Glutamat merupakan zat penting yang dapat merubaha rasa makanan menjadi nikmat. Dan glutamat ini juga terdapat dalam kandungan air ASI .
Micin sering disalahkan bila seseorang berkelakuan goblok. Misalnya ada yang naik motor gak pakai helm, atau membuang sampah sembarangan hingga membuat video alay di tik-tok. Semua salah micin. Orang - orang itu kebanyakan makan micin sewaktu kecil. Dasar generasi micin. Begitu orang sering berkelakar tentang micin.
Kendatipun diasumsikan negatif, micin masih bebas beredar di pasaran dan ada no ijin dari BPOM. Ini berarti Micin sendiri terbilang aman bila masih beredar dan dapat ijin. Malahan di Jepang sendiri, yang sering kita lihat memiliki orang - orang yang cerdas, mereka senang menambahkan micin ke dalam makanannya.
Sangat kontradiksi bila di Indonesia. Yang biasanya kalau beli bakso ada yang sok - sok-an minta abangnya untuk tidak menambahkan micin dalam pesanannya. Ya sah - sah saja si, kalau dia gak mau pakai micin. Yang saya kurang sreg ya anggapan micin itu berbahaya.
Di artikel hipwee
dikatakan bahwa batas aman konsumsi dari micin adalah 6 gram perhari.
Sedangkan rata - rata konsumsi orang Indonesia sendiri hanya 0.65 gram.
Ini berarti tidak ada sangkut pautnya kegoblogkan warga +62 dengan
micin.
Menurut saya Micin itu sama saja seperti gula, bila kita mengkonsumsi berlebihan tentu tidak menyehatkan bagi tubuh. Gula sendiri bila kebanyakan bisa bikin penyakit gula atau diabetes. Karena memang sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.
#HariKeTujuhPuluh

Komentar
Posting Komentar
komentari bila sempat