Presentasi Presentasi


Dari SMK sampai kuliah, tugas presentasi seperti suatu kewajiban. Belajar dengan mencari materi sendiri dan membawakannya jadi kegiatan sehari - hari. Dan tiap tugas presentasi ini pastinya dibikin per kelompok dengan teman - teman sekelas.

Dalam kelompok tersebut terdiri dari bermacam - macam orang yang mempunyai sifat yang berbeda - beda. Ada si pintar yang mencari bahan sampai buat presentasinya, ada si tukang cetak orang yang bagian ngeprint makalah dan handout, ada juga si pembawa materi orang yang banyak andil saat presentasi di depan kelas karena ngomongnya pinter. Satu lagi ada spesies yang harusnya dipunahkan saja, yaitu si nebeng nama, orang yang gak ngapa - ngapain dan tidak ada andil sama sekali dalam tugas tapi namanya mau gak mau tetap dicantumkan dalam makalah dan presentasi. 

Untungnya saya tipe yang kalau tidak tukang cetak ya jadi tukang presentasi. Setidaknya bantu - bantu dikit.

Ketika saya membawakan materi saya cenderung seperti orang yang malas - malasan. Kadan saya hanya menyebutkan poin - poin saja jika ada keterangan saya bacakan beberapa kalimat tidak semuanya, bagian panjang biarkan teman - teman sekelas baca sendiri. Karena toh kadang teman sekelas seringnya fokus terpecah bila sedang ada yang presentasi.

Bila dipenghujung presentasi biasanya ada sesi tanya jawab. Dan saya selalu bilang sebelum penutup, "Ada yang tidak mau bertanya?" tantang saya, kelas langsung hening mencerna pertanyaan itu. Sebelum mereka menjawab lalu saya berucap "oke tidak ada, saya cukupkan disini, wabillahi topik walhidayah, Assalamualaikum wr wb". Sekelas pun langsung terkekeh dengan candaan saya ini.

Dan bila ada pertanyaan dari teman kelas terkait presentasi saya nekat langsung jawab sebisa saya walau saya tidak menguasai materinya. Benar salah belakangan yang penting jawab dulu. Kadang malah jawaban dari saya menimbulkan pertanyaan lagi. Maksud saya seperti itu agar guru atau dosen yang nanti akan bantu meluruskan. Dan benar saja guru atau dosen langsung menjelaskan terkait pertanyaan dari teman saya iketika saya habis menjawab.

Ada satu kesalahan yang masih saya ingat sampai sekarang. Yaaitu ketika menampilkan meme lol di bagian akhir presentasi. Dosen saya tersinggung, menganggap dirinya sebagai lelucon dengan adanya meme lol itu. Walau dia menyampaikannya dengan nada yang tidak marah. Tapi saya merasa blunder saja menampilkan sesuatu yang tidak penting dan itu jadinya berdampak ke rekan - rekan satu kelompok dengan saya.

Sekarang udah jarang presentasi, karena pekerjaan saya tidak menuntut buat melakukan hal itu. Tapi sesekali kadang disuruh presentasi kalau ada rapat atau membawakan materi produk. Dan gaya presentasi sayapun tidak berubah. Masih sama kayak dulu. Tapi tingkat kesotoyannya agak berkurang. Dan dari segi pemahaman materi sekarang lebih agak mudah dicerna, karena materinya ya pekerjaan sehari - hari.


#HariKeEmpatPuluhSembilan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Nasi

Makan Makan

Nasi Goreng