Sok Puitis
Ramai netizen memperbincangkan tentang buku kumpulan puisi oleh Putri Marino. Aktris yang kita kenal di film debutnya Posesif dan meraih beberapa penghargaan. Banyak sentimen negatif tentang buku tersebut. Kali ini saya tidak membahas tentang itu. Tapi karena ramai - ramai ngomongin tentang puisi saya jadi ingat momen tentang diri saya dan puisi.
Ketika sekolah dasar pas pelajaran Bahasa Indonesia tentu materi puisi akan dibahasa oleh guru. Dan biasanya kita diberi tugas untuk membuat puisi. Puisi pertama saya bercerita tentang Ibu. Tema yang beberapa siswa juga gunakan. Karena mungkin mudah menulisnya kala itu. Tidak sampai dibacakan. Karena puisi siswa yang lain ada yang lebih layak untuk dibacakan.
Lalu pas SMP materi tentang puisi ini juga masih dibahas. Dan saat itu tugasnya untuk membuat musikalisasi puisi. Saya kurang begitu paham materinya tapi saya buatlah puisi berdasarkan musik Efek Rumah Kaca dengan lagu Desember-nya. Saya membayangkan kesendirian, gelap tapi entah kenapa menenangkan. Andai budaya pengarsian saya baik, mungkin puisi itu bisa saya taruh di blog ini. Sayangnya saya juga lupa kata per kata nya seperti apa.
Dan Puisi itu saya tampilkan di depan kelas dengan iringian lagu Efek Rumah Kaca - Desember. Entah gimana respon guru atau teman - teman kelas saat itu. Yang jelas saya enjoy membawakan puisi saya.
Dari situ saya jadi sering ikut lomba puisi antar kelas saat acara Class Meeting. Gak pernah menang karena kakak - kakak kelasnya pada jago. Ekspresi mereka ketika membawakan puisi seperti tidak dibuat - buat. Beda dengan saya yang membawakan puisi karangan sendiri dengan ekspresi yang datar, hanya mengandalkan artikulasi jelas dan suara yang agak diberat - beratin.
Ketika kuliah saya kayak yang sok puitis gitu. Efek kebanyakan denger lagu Payung Teduh dan Banda Neira. Sore - sore ngopi atau ngeteh di teras sambil baca buku. Caption foto instagram yang bersajak - sajak dan terlalu sering menggunakan kata senja, sendu dan kopi. Halah ngisin - ngisini. Berasa paling oke aja waktu itu.
Untung sekarang sudah kembali ke jalan yang benar.
#HariKeLimaPuluhTiga

Komentar
Posting Komentar
komentari bila sempat