Harkat dan Martabak


Martabak ada dua jenis, martabak telor (asin) dan martabak manis (apam pinang). Dalam bahasa arab martabak berarti terlipat. Sesuai dengan namanya martabak telor dibuat dengan melipat - lipat adonan telur di wajan. Begitu juga dengan yang manis, martabak yang sudah matang dilipat kemudian di potong untuk disajikan.

Martabak telor ini lebih banyak terpengaruh oleh makanan Arab. Mungkin memang asal mulanya dari sana. Kemudian menyebar dengan bantuan para saudagar Arab ke berbagai tempat. Bergantung pada lokasinya, nama dan komposisi martabak dapat bervariasi.

Di Indonesia martabak telor terbuat dari campuran telur dan daging sedangkan martabak manis itu sejenis pancake dengan kearifan lokal. Antara yang manis dan asin saling berbagi nama martabak.

Martabak manis punya nama lain juga. Mungkin biar gak saru dengan martabak telor. Umumnya orang mengenal dengan nama Martabak Manis/Martabak Bangka, di Pontianak disebutnya Apam Pinang, di Bandung Terang Bulan, di Semarang sendiri malah disebut Kue Bandung.

Martabak (manis) ini ternyata adalah nama kue khas yang dibuat oleh warga Tionghoa dari kepulauan Bangka-Belitung. Itu mungkin yang menyebabkan martabak manis identik dengan Martabak Bangka.

Tapi saya akui memang benar martabak di Bangka ini enak. Teksturnya lembut serta manisnya yang lumer di mulut. 

Salah satu cemilan ter-enak yang ada di Indonesia. Makanan yang sering dibawa ke rumah calon mertua kalau sedang apel ke rumah pacar. Tidak terlalu mahal tapi kesannya juga bukan makanan murahan, sangat merakyat untuk dibawa saat wakuncar.



#HariKeDelapanPuluh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Nasi

Makan Makan

Nasi Goreng