Perpodcastan Duniawi


Geliat perpodcastan di Indonesia mulai semakin terlihat beberapa tahun belakangan. Walau penggiatnya bilang podcast di Indonesia masih belum bisa di monetize kecuali dalam satu grup besar. Berawal dari tahun 2016 dimana bapak podcast Indonesia memulai itu semua, Adriano Qalbi dengan Podcast Awal Minggunya. Lalu mulia terlihat ramai di akhir 2018 dengan munculnya Box2Box Media Network dengan genre podcast yang beragam yang awalnya fokus di sepakbola. Sekarang 2019 beberapa penyiar radio turut meramaikan dunia perpodcastan dan jadi top podcast di Spotify seperti Rapot, Podcast Boker, Podkesmas dan sebagainya.

Spotify jadi apps yang saya sering gunakan untuk mendengar podcast. Karena sekalian untuk music player juga jadi gak harus instal aplikasi lain. Dan user experience apps tersebut juga oke dan mudah digunakan.

Kebiasan mendengarkan podcast sudah saya lakukan semenjak 2016 di souncloud saat itu belum banyak pilihan. Saya rutin mendengarkan Podcast Awal Minggu tiap senin. Sebuah monolog oleh Adriano Qalbi. Dimana membahas berbagai macam hal semaunya Adri. Disini banyak petuah - petuah Adri yang membuat kita mikir "Si Adri ada benernya juga ya" atau "make sense juga si Adri omongannya".

Di Tahun itu juga saya mendengatkan Podcast Subjectivenya Iqbal Hape. Sama sekali tidak membahas soal gadget walau nama hostnya Iqbal Hape. Saya kira masih satu grup sama Sobat Hape di youtube. Podcastnya membahas tentang seputar self development (kali ya). Cocok dan relate sama anak kuliah atau sekolah untuk di dengarkan.

Awal 2018 saya suka mendengarkan Curhat Babu oleh Shegario dan Istri, Mbak Nucha. Ngomongin soal parenting dan relationship. Dengerin karena pengen explore podcast lain. Setelah didengerkan menarik juga banyak bahasan yang bisa dijadikan pembelajaran untuk saya kedepannya.

Akhir 2018 muncullah Box2box Football Podcast oleh pandit dan host kenamaan Pangeran Siahaan, Coach Justin dan Tyo Utomo. Sangt enjoy mendengarkan Box2box karena konten sepakbola yang sangat baik, audio yang jernih dan opening musik yang asik, lengkap. Box2box menurut saya sampai sekarang jadi patokan gimana nge produce podcast yang baik dari segi teknis maupun konten.

Lalu terbentuk Box2box Media Network dengan berbagai macam podcast seperti Podcast Retropus yang membahas sepak bola dari sudut pandang suporter oleh Randy dan Febry. Umpan Tarik untuk sepakbola Indonesia. Box Out dengan bahasan basket. Show Box ngomongin film bersama Angga dan Lisa. Obrolan Babibu ngobrolin parenting dan relationship. Asumsi Bersuara with Rayestu bahasan politik dan isu - isu terkini. Podcast Boker digawangi Rio, Bobby dan Molen membahas berbagai macam hal dengan jokes - jokes ajaib. Hati - hati bila mendengarkan di keramaian karena bisa membuat pendengar minimal seyum - senyum sendiri. Lalu ada Otaku Box yang membahas dunia perwibuan oleh Rana, Rindra dan Randi. Sama ada juga Randy & Gustika Are: Unqualified, Podcast Pojokan, Podcast Bercanda, dan terbaru CeritANYA by Anya Gerladine yang bahasannya tipis - tipis kurang lebih sama bahasan umum.

Kaskus juga bikin Kaskus Podcast platform untuk mendengarkan podcast di situsnya. Menggandeng beberapa podcast agar kontennya tayang di Kaskus. Sering bikin acara workshop seputar perpodcastan.

Dijajaran top podcast ada Do You See What I See? Cerita Horor True Story, yang saya juga tidak begitu minat untuk mendengar cerita horor. Ada Podcast tentang ceramah juga seperti Hijrahkuy dan lain - lain.

Di 2019 mulai banyak lagi yang meramaikan podcast dari Stand Up Comedian, Penyiar Radio sampai Selebtwit. Dari Stand Up Comedian dengan nama besar seperti Raditya Dika (PORD) dan Pandji Pragiwaksono (Hiduplah Indonesia Maya). Lalu Podcast Standup Indo dan Biar Lega dengan host yang sama Gilang Bhaskara. Podcast Bergumam oleh Mas Yusril dan Bryan.

Unfaedah Podcast by Lawless Jakarta, Gofar, Arian, Sammy, Ucup dan Ronny dengan Chemistry yang asik. Jokes - jokes ajaib yang gak ada matinya. Sama halnya dengan Rapot oleh Reza, Anka, Dhini dan Abigail. Dan juga yang baru Podkesmasnya Bapak Imam Darto, Surya, Omesh dan Angga Nggok dengan obrolan bapak - bapak yang beberapa episode sering bahas bahasan yang 'menjurus'.

Tidak ketinggalan ada Makna Talks. Pemain lama juga cuman baru saya dengarkan. Host by Iyas Lawrence dengan suara bass nya dan segmen wawancara dengan obrolan dan pertanyaan yang bagus dan well riset.

Sebenarnya masih banyak lagi podcast yang belum dibahas. Mau di bahas juga saya gak dengerin semua podcast. Yang saya tulis disini adalah beberapa yang saya dengarkan dan nikmati kontennya.

Ada masanya saya sempat coba - coba rekaman bikin podcast niatnya kayak nulis blog tapi via audio. Setelah dicoba beberapa kali, pas proses saya sering jeda dan gak lancar ngomong kalau direkam. Akhirnya saya urungkan niat bikin podcast. Sekarang jadi penikmat konten - konten podcast yang sudah sangat ramai dengan bahasn yang beragam. Tinggal pilih mana yang suka bisa di dengarkan di mobil saat perjalanan, saat di kantor menemani pekerjaan atau di rumah sambil istirahat. 


#HariKeduabelas


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Nasi

Makan Makan

Nasi Goreng