Tunduk oleh Layar


Melihat lini masa membuat saya jenuh.

Tapi kadang menjadi candu yang membunuh.

Komentar yang sarat akan kebencian membuat saya mengerenyitkan dahi.

Saya tutup lini masa, dan layar gawai.

Namun beberapa saat kemudian saya buka kembali.

Untuk mencari kebahagiaan semu di dunia maya.

Terulang lagi.

Begitu terus sampai mati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makan Nasi

Makan Makan

Nasi Goreng