Maghrib
Menanti senja dengan lamunan di segelas kopi hangat.
Senja yang menenangkan dan kamu yang membuatku terkenang.
Matahari yang pergi, merelakan keindahan di atas perpisahan.
Halah masih saja diksi yang itu – itu saja.
Senja, sendu, sepi dan secangkir kopi semua orang bercerita dengan kata yang sama.
Kata senja yang terlalu di eksploitasi.
Terpesona akan keindahan senja.
Bagi saya senja itu saat nya bersiap – siap untuk shalat maghrib.
Tidak usahlah lama berleha – leha dalam buaian senja.
Sebab ada hal yang harus di tunaikan kepada sang pencipta.
Senja yang menenangkan dan kamu yang membuatku terkenang.
Matahari yang pergi, merelakan keindahan di atas perpisahan.
Halah masih saja diksi yang itu – itu saja.
Senja, sendu, sepi dan secangkir kopi semua orang bercerita dengan kata yang sama.
Kata senja yang terlalu di eksploitasi.
Terpesona akan keindahan senja.
Bagi saya senja itu saat nya bersiap – siap untuk shalat maghrib.
Tidak usahlah lama berleha – leha dalam buaian senja.
Sebab ada hal yang harus di tunaikan kepada sang pencipta.

Komentar
Posting Komentar
komentari bila sempat