Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Jintenk Di Mulai

Gambar
Pagi itu tepatnya pukul 5.30 kawasan epicentrum terlihat berbeda dari hari biasa. Riuh ramai ribuan manusia memadati jalanan dengan menggunakan kaos berwarna hijau. Ini bukan gelaran demonstrasi menolak kenaikkan harga sembako atau parade si bajul ijo. Tapi berkumpulnya ribuan massa disini adalah untuk meramaikan salah satu event race yang paling di tunggu-tunggu oleh para penggiat lari, yaitu Milo Jakarta International 10 K . Kurang lebih 15.000 peserta yang akan memperebutkan 2000 medali yang telah disiapkan panitia. Medali ini diperuntukkan bagi 2000 orang yang mencatatkan waktu tercepat saat mencapai garis finish. Pukul 5.35 saya baru tiba di sekitaran lokasi, masih sibuk mencari tempat parkir karena akses jalan yang sudah mulai ditutup untuk race. Setelah memarkirkan kendaraan dan berganti baju, saya segera bergegas menuju garis start. Ternyata ribuan orang sudah berkumpul disana dan saya serta teman saya kebagian start di bagian belakang, sekitar 20 meter dari gapura yang ...

Registrasi & Lari malem malem abis taraweh

Gambar
(Catatan Lari 3) “udah bisa daftar” Membaca kalimat tersebut di grup whatsapp Kaskus Runners saya bergegas membuka situs pendaftaran jintenk di jakartainternationaltenk.com . Setelah beberapa detik menunggu loading page , yang terjadi adalah websitenya error. Mungkin karena traffic -nya tiba-tiba membludak akibat banyak calon peserta yang ingin segera terdaftar. Selang beberapa jam saya coba lagi. Hasil tetap sama situsnya masih error . Saya ulangi lagi, tetap tak ada perubahan. Ada perasaan was-was, bila saya akhirnya kehabisan slot jintenk dan tidak terdaftar pada event yang sudah saya idam-idamkan. Saya memutuskan untuk mencoba lagi esok hari. Esoknya selepas sahur saya langsung membuka situs jintenk. Ya hasilnya tetap sama. Seperti kemarin selang beberapa jam saya mencoba lagi dan lagi. Dan akhirnya... hasil yang didapat tetap sama. Tapi akhirnya di siang hari sudah bisa dan saya terdaftar sebagai peserta jintenk. Perasaan saya seperti status media sosial kebanyakan orang...

Saya Baru Sadar Ternyata Saya Minimalis

Gambar
Berawal dari unggahan saya di twitter, foto sepatu nike pegasus 33 yang saya kenakan di hampir setiap kesempatan. Mulai dari lari, jalan, hang out, sampai ke kondangan dan akhir - akhir ini saya pakai buat kerja di lab. Dan salah satu teman membalas unggahan tersebut dengan komentar " minimalism ". Lalu muncul di pikiran saya ternyata saya sudah hidup minimalis sebelum saya tau minimalis itu apa. Saya pertama mendengar kata minimalism waktu awal - awal denger podcast   tahun 2016 ada judul podcast namanya The Minimalists yang di mention di podcast subjektifnya Iqbal Hape. The Minimalists ini salah satu podcast yang masuk jajaran top podcast di luar. Walau begitu saya tidak tertarik untuk mendengar podcast -nya simple karena bahasa inggris. Sampai akhirnya nemu dokumenter di Netflix dengan judul " Minimalism (A Documentary About The Important Things) " Sesuai judul, dokumenter ini menceritakan tentang bagaimana hidup minimalis dan perjalanan  Jos...