Postingan

Berlagak Dewasa

Gambar
            Di umur belasan saya membayangkan diri saya ketika umur 20an atau 30an menjadi seorang yang berbadan tinggi, dewasa dan karismatik. Sekarang kalau dilihat-lihat tinggi badan saja masih dibawah rata - rata untuk ukuran pria di Indonesia. Dan umur segini tentu sulit untuk bertambah tinggi. Gimana saya mau keterima akpol atau akmil ni haha. Si yang umurnya masih bisa daftar.  Mau minum sebanyak apapun susu Hi-Lo atau berenang tiap hari yang didapat malah perut kembung sama kulit bersisik kena kaporit. Jadi ya sudahlah, sekarang bukan masalah, mau tinggi atau enggak tidak mempengaruhi kualitas pribadi saya sebagai seorang individu. Selanjutnya menjadi dewasa. Ada yang bilang dewasa itu bukan perkara umur, dan saya setuju. Orang bisa aja udah dewasa di masa remaja, kayaknya kebanyakan gaul sama bapak-bapak wise tu doi, jadi kebawa.  Dewasa menurut saya bentuk kematangan dari pola pikir seseorang dalam bertingkah laku. Orang dewasa gak ada t...

Tak Ada Kue Coklat Apalagi Balon Warna - warni

Gambar
Beberapa menit lagi memasuki hari baru. Hari senin 7 Juni 2021. Tepat saya berumur 26. Umumnya saya akan melihat pesan yang masuk di jam - jam segini. Pesan ucapan selamat bertambah usia dari seseorang. Tapi kali ini saya malah buka blog dan menulis kembali. Menulis tentang diri saya. Karena pesan ucapan yang diharap dari seseorang itu mungkin tidak ada untuk tahun ini. Harusnya saya juga sudah terlelap di waktu larut seperti ini. Karena besok mesti lari 26.26 KM. Saya seperti berusaha memperkuat image diri yang anaknya pelari banget ni, dengan merayakan ulang tahun dengan berlari. Saya urungkan niat lari buat besok karena malam ini kesulitan untuk tidur. Sudah berusaha terpejam dari jam 10 malam dan lelap tak kunjung di dapat. Jadi terpaksa ditunda dulu, masih ada lain waktu. Untungnya besok saya tidak harus masuk kerja, karena sudah ambil cuti. Sehari saja cukup. Alasan yang saya bilang ke atasan juga cuti untuk istirahat. Gaya sekali saya dihari jadi sok - sok-an ambil cuti. Kayak ...

100 untuk Saya

Gambar
Yeay akhirnya sampai juga ditulisan ke-seratus dari tantangan 100 hari menulis yang saya ikuti. Selamat untuk diri saya sendiri karena sudah berhasil melewati ini semua. Aneh juga ya nyelametin diri sendiri. Ya daripada gak ada yang nyelametin. Kasian, nulis sendiri, baca sendiri dan nyelametin sendiri, sungguh - sungguh sangat mandiri. Dari menulis 100 hari ini saya bersyukur banyak belajar berbagai hal. Pertama yang jelas menulis, terus konsistensi. Gak kebayang saya bisa sekonsisten ini nulis sampai 100 hal. Banyaknya topik remeh temeh tapi ada beberapa dari keresahan dan juga cerita personal saya. Saya juga jadi nyoba sesuatu hal yang baru. Seperti mencoba jadi vegan, terus jadi punya bahan tulisan tentang itu. Terus nyoba beberapa minggu tanpa ber-twitter ria. Hal ini sebenarnya udah kejadian tapi belum sempat dituangkan ke media tulisan. Intinya setelah melakukan hal - hal tersebut jadi merubah perspektif saya akan ke suatu hal. Memandangnya tidak sama seperti dul...

Tukang Ngiring

Gambar
Touring itu kegiatan mengendarai sepeda motor untuk mengelilingi suatu tempat, bisa sendiri atau bersama rombongan. Tujuannya kadang sekadar jalan - jalan atau memang kegiatan rutin yang diadakan komunitas tertentu. Jadi hari minggu kemarin saya habis touring bersama rombongan Kawasaki. Motor yang kumpul ada dari tipe motor yang saya gunakan sekarang W175, terus ada rombongan D-Tracker dan Ninja. Kegiatan ini di inisiasi kanto Kawasaki Cab. Pangkalpinang. Jadi sponsornya dari mereka semua. Dan ini kayaknya rutin diadakan tiap tahun. Tahun lalu juga ada touring ke daerah Sungai Liat, terus disambung semacam acara gathering gitu dengan komunitas motor. Touring kali ini akan ke daerah Mentok. Tujuan kami ke tempat wisata Pesangrahan Menumbing, yang terletak dipuncak Gunung Menumbing (bukit kali ya) yang berdiri diatas 450 meter dari permukaan laut. Biasanya ke pesisir pantai kali ini saya berkesempatan ke dataran tinggi di Pulau Bangka. Kami mulai jalan jam 8 lewat...

Naik Gunung

Gambar
Setelah film 5cm keluar di bioskop dan booming, seketika orang langsung berbondong - bondong naik gunung. Ingin mendapat momen epik naik gunung seperti adegan film. Tapi banyaknya orang ke gunung ini tidak diimbangi pengetahuan yang cukup apa - apa saja yang perlu dipersiapkan dan diperhatikan. Jadi sering kita dapati berita tentang orang yang tersesat digunung, atau yang parah banyaknya sampah yang dibuang sembarangan, miris memang. Saya sebenarnya ada keinginan juga untuk naik gunung. Beberapa kali teman saya mengajak untuk nanjak, tapi saya seperti mau gak mau. Karena tidak punya peralatan dan perlengkapan yang memadai. Terus mau beli juga lumayan apalagi saat itu masih anak kuliahan dan kostan. Jadinya saya tolak ajakan teman saya. Tapi kalau diajak ke pantai atau nge camp di pulau saya ayok. Walau perlengakapan yang dibutuhkan sama tapi setidaknya kalau yang ini masih bisa saya sanggupi. Soalnya ke pantai atau ke pulau tidak perlu bawa cariel yang berat terus jalan me...